Cara Budidaya Atau Ternak Kroto Yang Menguntungkan
Cara Budidaya Atau Ternak Kroto Yang Menguntungkan

Cara Budidaya Atau Ternak Kroto Yang Menguntungkan

Posted on

Budidaya kroto atau yang sering kita kenal sebagai semut rangrang, memang belum begitu populer dan asing bagi kebanyakan masyarakat, namun tahukah anda bahwa budidaya kroto ini dapat menjadikan peluang bagi anda untuk membuka bisnis yang lumayan menjanjikan dan memang sudah terbukti prospek bisnisnya terbilang sangat bagus. Kroto ini pada umumnya dipakai sebagai pakan burung yang memilki banyak kandungan gizi untuk menghasilkan burung yang berkualitas baik anda pun tahu bahwa bisnis usaha yang terkait dengan burumg juga tidak kalah bagusnya.

Jika anda merupakan pemula yang ingin mengembangkan budidaya kroto, pastnya anda harus mengetahui cara dan ilmunya terkebih dahulu agar pembudidayaan anda berjalan dengan sukses, berikut akan saya uraikan mengenai tips dan cara membudidayakan kroto bagi anda yang akan baru memulainya.

Budidaya Atau Ternak Kroto Yang Menguntungkan

Tips rahasia ternak kroto bagi pemula :

  1. Buatlah rak terlebih dahulu sebagai tempat untuk menaruh bibit kroto pastikan raknya terbuat dari kayu, anda bisa menggunakan kayu jati, kayu sengon ataupun randu. Hindari bahan yang mengunakan besi ataupun alumunium, anda bisa mendesain rak nya sendiri saya sarankan anda buat rak yang bertingkat.
  2. Siapkan ruangan untuk menaruh rak tersebut, untuk pembudidayaan kroto ini pastikan ruangan nya tidak panas sirkulasi udaranya pun harus bagus dan tersinari sinar matahari, selain didalam ruangan anda juga bisa membuatnya diluar ruangan asalkan diberi atap dan pembatas agar tidak ada predator yang masuk seperti cicak, itik ataupun toke.
  3. Dan yang ketiga yaitu siapkan makanan dan minumannya, semut kroto ini biasa memakan ulat hongkong, belalang, ulat pisang dan jangkrik sedangkan minumannnya biasa meminum air gula. Cara menyajikannya sipakan wadah lepek di rak-rak budidaya kroto, pastikan anda membedakan wadah untuk makanan dan minumanya.
  4. Bersihkan kandang dari debu-debu dan kotoran dibawah kandang dan cek pula apakah air di kaki-kaki rak menguap atau tidak.

Campur telur dan larva yang dihasilkan semut rangrang ini banyak dilirik mereka para pecinta hewan seperti burung sebagai pakan utamanya, nah setelah saya tadi menjelaskan tips-tips cara dalam menangani pembudidayaan bagi anda seorang pula maka untuk kali ini saya akan menjelaskan cara tentang pembudidayaan hewan kroto.

Cara pembudidayaan kroto dengan mudah :

  1. Bibit Kroto
bibit kroto untuk budidaya atau ternak kroto
Bibit Kroto

Bibit kroto ini dapat anda dapatkan dari alam dengan mencarinya sendiri di tempat-tempat seperti di daerah perkrbunan ataupun dihutan, ataupun bila anda jauh dari kebun atau hutan anda bisa membelinya di penjual-penjual bibit kroto karena memang diperkotaan susah sekali ditemukan kroto yang berkeliaran di alam bebas.

  1. Media (tempat tinggal kroto)
cara budidaya kroto
Kandang untuk budidaya kroto

Seperti yang sudah saya bahas tadi dibagian atas bahwa media tempat tinggal kroto haruslah tebuat dari kayu tetapi selain kayu anda bisa menggunakan paralon sebagai media tempat tinggalnya.

Cara membuatnya :

  • Buat rak terlebih dahulu pastikan rak yang anda buat bertingkat seperti rak pada umumnya, simpan rak pada posisi yang yang tenang dan jangan bersentuhan dengan benda apapun
  • Gunakanlah mangkok plastik sebagai tempat menyimpan makanan untuk si kroton tersebut, apabila jumlah kaki rak anda empat pastikan juga mangkok plastiknya harus empat wadah. Kemudian letakan kaki-kaki rak diatas mangkuk tersebut yang sudah diisi air, tujuannya supaya si kroton ini tidak kabur.
  • Apabila nda menggunakan paralon sebagai media tempat tinggalnya, anda bisa memotong nya sama panjang sesuai dengan lebar rak
  • Susunlah paralon-paralon tersebut dalam rak dan berilah berbagai dedaunan.
  1. Penebaran bibit kroto
cara ternak korot
Penebaran bibit kroto

Bukalah wadah bibit kroto kemidian letakan diatas paralon dan biarkan semut kroto itu berkeliaran di daerah paralon tersebut

  1. Pakan kroto
Pakan untuk budidaya kroto
Pakan kroto

Jenis makanan kroto diantaranta belalang, jangkrik, dan berbagai hewan kecil lainnya bisa juga anda memberikan daging ayam yang sudah direbus agar tidak membusuk dan membau ataupun anda bisa memberinya tulang tulang berupa tulang sapi ataupun ayam, tetapi harus di remukan terlebih dahulu agar sumsum tulangnya keluar dan dapat dimakan si kroto. Pakan tersebut berfungsi sebagai asupan lemak dan protein bagi pertumbuhan kroto.

Selain protein kroto juga memerlukan sumber air untuk minum yaitu air gula yang berfungsi sebagai asupan karbohidrat.

Cara pemberian makannya :

  • Gunakan tatakan berbentuk ceper bisa dari piring plastik ataupun wadah lainnya asalkan bentuknya ceper, letakan bahan makanan pada wadah tersebut dan wadah diletakan pada rak disamping sarang tersebut
  • Apabila anda menggunkan pakan yang masih hidup misalnya jangkrik hendaknya lumpuhkan terlebih dahulu agar tidak melompat dan kabur atau bisa langsung dimasukan pada sraang semut
  • Sebagai sumber karbohidrat gula sangat diutamakan, gunkaan ttaakan kecil sebagai tempat air campur dengan gula pasir, larutkan 1 – 2 sendok makan gula pasir pada sekitar 200ml air bersih. Biasanya air larutan ini akan habis 2 – 3 hari, tergantung pada jumlah koloni itunya sendiri.
  1. Pemanenan kroto
Pemanenan kroto setelah di ternak atau di budidayakan
Pemanenan kroto

Kroto dapat dipanen setelah berumur sekitar 15 – 20 hari, mulai dari telur, larva, hingga menjadi semut. Pemanenannya bisa dilakukan setelah sarang semut terlihat penuh dengan telur atau kroto yang berwarna putih, pada media atau saranng yang sudah stabil dan kroto pun siap dipanen dalam jangka waktu 15 sampai 20 hari. Pada awalnya budidaya kroto ini sebaiknya menggunakan bibit koloni yang dibiarkan berkembang biak sehingga populasinya pun bertambah banyak. Setidaknya hingga enam bulan pertama tidak dipanen terlebih dahulu. Kemudian setelah enam bulan, pemanenan bisa dilkaukan dua kali dalam setiap bulannya atau bisa juga diatur menjadi setiap hari dengan mengkombinasikan jumlah sarang dan siklus panen.

Tahap dalam melakukan pemanenannya adalah sebagai berikut :

  • Siapkan wadah berupa baskom atau ember plastik
  • Siapkan juga saringan dari kawat ram, letakan dalam baskom tersebut
  • Gunakan sarung tangan karet untuk menghindari gigitan semut
  • Ambil sarang atau media sejenisnya dan tumpahkan ke dalam baskom yang sudah diberi saringan kawat ram. Kroto akan jatuh ke dasar baskom sedangkan semutnya akan tersaring
  • Bersihkan media paralon dan letakan kembali kawat ram yang berisi semua semut pada rak.

Nah itulah cara budidaya kroto yang bisa saya sampaikan, tentu cara budidaya kroto ini pasti memilikikelebihan dan kekurangnnya anda bebas memilih  cara yang menurut anda mudah dan sederhana dalam pengerjaannya, mengingat ini adalah hal pembudidayaan yang baru maka diperlukan penelitian yang lebih mendalam terutama cara nya agar lebih efektif dan efisien, semoga saja untuk kedepannya akan ada terobosan pembudidayaan nya sehingga akan berpotensi menghasilkan semut rangrang yang peluang keberhasilannya tinggi.

Baca artikel lainnya : Inilah Cara Budidaya Atau Ternak Jangkrik Yang Menguntungkan

Sekian ulasan mengenai cara budidaya atau ternak kroto yang menguntungkan, semoga bermanfaat bagi anda yang esdang mencari informasi mengenai artikel yang saya share.

Sekian dan terimakasih.

One thought on “Cara Budidaya Atau Ternak Kroto Yang Menguntungkan

Leave a Reply